Headlines News :
Free Shoutcast Hosting
Radio Stream Hosting
Gaza Travel

Pelepasan Atlet Pencak Silat (IPSI) Menuju Kejurda oleh Ketua Koni Barito Utara

Pelepasan Atlet pencak silat ini dilepas langsung oleh Ketua Koni Barito Utara "Drs. H. Asran, MM" didampingi oleh Sekretaris "Munawar Khalil" pada hari Sabtu, 08 Maret 2014 di sekretariat Koni Barito Utara Jln. Pramuka Lapangan Tenis Outdor.



 



















Atlet-Atlet Pencak Silat yang akan berangkat pada Kejurda... :)






Good luck... jangan sampai kacang lupa kulit ya :D.. apabila kalian sudah berhasil mencapai yang kalian inginkan jgn lupa siapa yang membimbing kalian untuk mencapai keberhasilan itu.... :D

Pengurus KONI Barito Utara Dikukuhkan


Muara Teweh - Sebanyak 30 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pengganti antarwaktu (PAW) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dikukuhkan.

Pengukuhan pengurus KONI itu dilakukan Ketua umum KONI Provinsi Kalimantan Tengah, Thampunah Sinseng disaksikan Bupati Barito Utara, Nadalsyah di Muara Teweh, Kamis.

Pengukuhan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) KONI Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 02 tahun 2014 tentang pengukuhan personalia PAW pengurus KONI Barito Utara periode 2012-2015.

Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan kemampuan seorang pengurus yang dapat menguasai manajerial organisasi sangatlah berdampak pada perkembangan dan kemajuan sebuah program kerja yang terarah dan terencana serta penempatan personil yang memiliki profesionalisme dan loyalitas terhadap kebijakan organisasi dan program pemerintah kabupaten.

"Dengan terpilihnya pengurus KONI dan dikukuhkannya, diharapkan dapat menjawab dan mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada selama ini, lebih-lebih akan menjadikan pelopor kegiatan olehraga di Kabupaten Barito Utara yang kita cintai ini," katanya.

Nadalsyah mengatakan pengukuhan suatu organisasi olahraga merupakan rangkaian yang mesti dilaksanakan sebagai wujud legitimasi dalam menjalankan program kerja, baik program jangka pendek maupun jangka panjang.

Sehingga ke depan KONI Barito Utara dapat kembali menjalankan roda organisasi dengan mengedepankan profesionalisme dan akuntabel dalam pelaporan kegiatan.

"Pengurus KONI pada periode ini harus mampu mengayomi insan penggiat olahraga melalui pembinaan cabang olahraga dengan menanamkan nilai-nilai positif dan konstruktif bagi pembinaan generasi muda," kata Bupati.

Selain menyalurkan bakat, katanya juga sebagai sarana pembinaan kemampuan fisik yang prima yang berkpribadian kuat dan mentalitas tangguh, mampu menumbuhkan jiwa sportifitas dan membangkitkan semangat juang patriotisme serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara Ketua KONI Barito Utara, Asran mengatakan pada tahun 2014 ada beberapa agenda kegiatan olahraga yang akan dilaksanakan, diantaranya adalah pertandingan olahraga tenis untuk memperebutkan piala Gubenrur Kalteng di Muara Teweh, pekan olahraga kabupaten (Porkab) dan pekan olahraga provinsi (Porprov) Kalteng.

"Untuk kegiatan Porkab merupakan sebagai ajang pencarian dan seleksi altet berprestasi dalam menghadapi pekan olah raga provinsi di Palangkaraya dan kabupaten Katingan pada akhir tahun ini," kata Asran.

Editor : Ronny

Sumber : www.antarakalteng.com



Klik Disini untuk melihat Dokumentasi Pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Barito Utara Masa Bhakti 2014 - 2015

Asran Terpilih Jadi Ketua KONI Barito Utara

Drs Asran berhasil terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, periode 2014-2015 pada musyawarah olahraga kabupaten luar biasa (Musorkablub).


Musorkablub yang diikuti 21 dari 22 cabang olahraga itu dibuka Bupati Barito Utara, Nadalsyah di Muara Teweh, Senin.

Asran berhasil memperoleh 11 suara berhasil mengungguli Taufik Nugraha dengan 10 suara pada pemilihan secara tertutup itu.

Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan, Musorkablub adalah forum pengambilan keputusan tertinggi sebaiknya forum ini sebagai media untuk mengevaluasi kinerja, mempertanggungjawabkan kinerja pengurus KONI selama ini.

"Musorkablub kali ini sekaligus pemilihan pengurus tingkat cabang yang masa kerjanya sudah selesai," katanya.

Menurut Nadalsyah, musyawarah ini dipandang sebagai sebuah upaya positif, perlunya konsolidasi untuk mempersiapkan kader-kader pengurus KONI mendatang. Memperhatikan kondisi KONI saat ini di Barito Utara mengalami penurunan.

"Kalau dilihat dari kinerjanya, ini adalah merupakan sebuah kenyataan pahit yang harus menjadi bahan evaluasi bagi para pengurus yang baru nantinya. Harapan saya kepada pengurus yang baru nantinya bisa merespon dinamika yang berkembang di masyarakat, sebab hakekatnya keberadaan KONI adalah merupakan alat juang untuk menuju kemajuan khususnya bidang olahraga di Barito Utara," tegas Bupati Nadalsyah.

Bupati Barito Utara itu mengatakan, terlepas dari kondisi eksternal yang mempengaruhi pilihan anggota, saya amati menurunya kegiatan adalah merupakan sebuah indikasi menurunya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KONI.

"Untuk itu saya berharap kepada pengurus yang terpilih nantinya mampu memberikan jawaban terhadap persoalan-persoalan selama ini yang membuat kondisi KONI seperti sekarang," katanya.

Pada Musorkablub itu juga dipilih sebagai Sekretaris Munawar Khalil dan bendehara Bahrudinsyah serta ketua harian Jawawi.

Sumber : Skalanews.com

Mantan Bupati Simelue Dilaporkan ke KPK

JAKARTA--Sekelompok pemuda dari Yayasan Pelangi menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat(28/6). 

Mereka membawa spanduk yang berisi tuntutan untuk KPK agar mengusut tuntas kasus korupsi di Kabupaten Simeulue, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). 

"Kasus korupsi ini sudah jelas, jumlahnya mencapai 114 miliar, tersangkanya juga sudah jelas", kata Erwin Wijaya, Direktur Eksekutif Yayasan Pelangi saat diwawancara oleh wartawan. 

Menurut Erwin, tersangka yang berinisial AU ini merupakan mantan Bupati Simeulue yang membeking penegak hukum lokal kasus ini agar tidak tercium oleh KPK. 

Laporan Erwin ke KPK ini didasarkan oleh Laporan Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan adanya dana sebesar 114 milyar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dari total laporan keuangan sebesar 280 milyar. 

"Tersangka ini kerjanya di wilayah sawit, dia adalah Komisaris Utama," jelasnya.  

Sumber: TRIBUNNEWS.COM

Saran KPK Kepada SBY Soal Sapi

JAKARTA -- Kasus dugaan suap impor daging sapi yang melibatkan petinggi PKS sempat menjadi pembicaraaan publik. Ketua KPK Abraham Samad mengaku telah menyampaikan saran kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait upaya perbaikan pada kebijakan tata niaga komoditas strategis daging sapi. 

"Inti saran perbaikan kepada presiden yakni mendorong penguatan kelembagaan peternak sapi rakyat dalam pemasaran diantaranya dengan salah satunya mendorong melalui terbentuknya pembentukan koperasi peternak," kata Ketua KPK Abraham Samad di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (27/6/2013). 

KPK meminta SBY mendorong pengembangan industri daging sapi di sentra produksi melalui revitalisasi rumah potong hewan dan pasar ternak serta membangun sarana dan prasarana transportasi untuk kelancaran distribusi sapi dan daging ternak sapi. 

Selain itu, Samad mengatakan pemerintah sebaiknya melakukan perbaikan kebijakan importasi yang lebih transparan dan berkeadilan dengan tetap memperhatikan keberpihakan kepada peternakan rakyat. Kemudian perbaikan tata laksana dan pengawasan importasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. 

"Mengintegrasikan badan-badan otoritas di pelabuhan," tuturnya.  

Sumber: TRIBUNNEWS.COM
 
mastemplate
mastemplate
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SwaraBatara.com [SWaraBBkMT] - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger